Pengertian Coaching

Mengawal Perubahan dari Dalam

Coaching adalah proses percakapan terstruktur dan reflektif yang membantu seseorang atau tim menemukan kejelasan, memperluas perspektif, dan mengambil tindakan nyata untuk mencapai tujuan yang bermakna. Lebih dari itu, coaching juga merupakan proses mengawal perubahan perilaku dan transformasi diri secara inside-outyaitu perubahan yang berangkat dari kesadaran internal, bukan sekadar dorongan eksternal.

Menurut International Coaching Federation (ICF), coaching dapat didefinisikan sebagai:

“Kemitraan dengan klien dalam proses kreatif dan menggugah pemikiran yang menginspirasi mereka untuk memaksimalkan potensi pribadi dan profesionalnya.”

Sementara itu, menurut European Mentoring and Coaching Council (EMCC), coaching adalah:

“Suatu proses pengembangan yang melibatkan dialog terstruktur dan reflektif antara coach dan klien, dengan tujuan meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, serta kinerja individu.”

Kedua definisi ini menegaskan bahwa coaching bukanlah memberi nasihat, bukan menggurui, dan bukan mengarahkan solusi. Coaching adalah proses memfasilitasi berpikir yang bekerja pada lapisan terdalam manusia: kesadaran, kemauan, dan identitas diri.

Enam Tahap Pengembangan Manusia

Berdasarkan cara otak manusia bekerja dalam melakukan perubahan perilaku, proses pengembangan manusia yang berkelanjutan terdiri dari enam tahap transformasi:

  1. Know; mengetahui apa yang perlu dilakukan dan diubah
  2. Understand; memahami penyebab dan perlunya perubahan
  3. Aware; menyadari pentingnya untuk segera mulai berubah
  4. Intend; menetapkan niat dan kemauan secara sadar untuk berubah
  5. Act; mulai mengambil tindakan nyata untuk melakukan perubahan
  6. Become; menjadikan perubahan bagian dari karakter diri

Training umumnya menyentuh tahap mengetahui dan memahami, karena berfokus pada transfer pengetahuan dan pemahaman konseptual. Mentoring biasanya bergerak pada tahap memahami dan menyadari melalui arahan dan pengalaman mentor, sehingga inspirasi perubahan cenderung bersifat outside-in.

Padahal transformasi sejati tidak berhenti pada tahap mengetahu dan memahami. Perubahan yang berkelanjutan terjadi Ketika seseorang menjadi perubahan itu sendiri. Di sinilah peran penting coaching untuk membangun kesadaran dari dalam diri, mendorong lahirnya niat dan kemauan untuk berubah, mulai menjalani langkah-langkah perubahan, hingga terjadi integrasi perubahan sebagai bagian dari identitas diri.

Riset neurosains membedah secara mendalam cara kerja otak merespon setiap tahapan proses perubahan tersebut. Karena itu, pendekatan Brain-Focused Coaching di Vanaya Institute tidak hanya membantu manusia untuk mencapai tujuan, tetapi membantu mereka untuk bertumbuh dan bertransformasi secara berkelanjutan. ​​

Namun tentu saja tidak semua pendekatan coaching memiliki dampak yang sama. Setiap jenis perubahan manusia dan organisasi membutuhkan tingkat kedalaman coaching yang berbeda-beda. Untuk mendalami lebih lanjut jenjang kualitas coaching, Anda dapat mempelajari di sini.

“Coaching pada dasarnya adalah metode untuk memfasilitasi perubahan, baik pada diri individu maupun organisasi.

Riset neurosains menunjukkan bahwa perubahan yang berkelanjutan dimulai dari perubahan pada cara otak bekerja.”

– Lyra Puspa,

CEO Vanaya Institute

Program Terdekat