TENTANG VANAYA INSTITUTE
Kurikulum Coaching Global Pertama di Indonesia
Vanaya Institute berdiri sejak tahun 2008 sebagai lembaga business coaching yang mendampingi para startup entrepreneurs dalam membangun fondasi bisnis yang berkelanjutan. Sejak awal, pendekatan yang digunakan telah berbasis pada CARE Model (Clarity, Awakening, Resolution, Empowerment) yang berakar pada psikologi positif dan dialog yang membangkitkan kesadaran.
Pada tahun 2013, Vanaya Institute bertransformasi menjadi sekolah coaching profesional dan menjadi institusi pertama yang menghadirkan program ICF ACTP (Accredited Coach Training Program) global di Indonesia melalui kemitraan dengan Erickson Coaching International sebagai mitra regional untuk kawasan Asia Tenggara. Transformasi ini menandai langkah strategis untuk membawa standar kompetensi coaching internasional ke Indonesia secara sistematis dan terstruktur demi kemajuan bangsa.
Peletak Dasar Uji Neurosains di Dunia Coaching
Memasuki tahun 2017, perjalanan tersebut memasuki fase baru. Vanaya NeuroLab dibentuk oleh pendiri Vanaya Institute, Lyra Puspa – seorang pakar Neurosains Terapan Bisnis dan Organisasi – sebagai pusat riset otak dan perilaku yang menjembatani temuan ilmiah di ranah neurosains dengan terapannya di bidang ekonomi, bisnis, dan organisasi.
Coaching secara otomatis menjadi bidang terapan neurosains yang paling dominan karena pentingnya peran seorang coach sebagai katalis perubahan yang berkelanjutan. Sejak saat itu, penelitian empiris dilakukan untuk mengukur bagaimana proses coaching memengaruhi sistem kerja otak secara langsung. CARE Model tidak lagi hanya diajarkan sebagai kerangka percakapan berbasis psikologi positif, tetapi mulai diuji dampaknya terhadap aktivitas otak manusia menggunakan berbagai neuroteknologi.
Artikel ilmiah berjudul ’Wanting’ and ‘Liking’ Brain Mechanisms in Coaching (Puspa, 2018) adalah publikasi ilmiah pertama di dunia mengenai uji qEEG terhadap dampak coaching. Disertasi bertajuk The Neural Mechanisms of an Induced Shift in Time Perception through Coaching in a Young Male Workforce Population (Puspa, 2025) adalah studi neurosains in vivo pertama di dunia yang paling kompleks dalam membedah pengaruh langsung dari pertanyaan coaching terhadap sistem otak manusia di tengah percakapan.
Dari rangkaian proses riset inilah lahir pendekatan yang kini dikenal sebagai Brain-Focused Coaching — evolusi coaching berbasis sains yang mengintegrasikan praktik profesional dengan validasi neurofisiologis. Salah satu sumbangsih Vanaya Institute kepada dunia coaching adalah kontribusi bab bertajuk Brain-Focused Coaching di dalam buku International Handbook of Evidence-Based Coaching yang diterbitkan oleh Springer Nature sebagai buku teks akademis bagi pendidikan tinggi S2 dan S3 di bidang Coaching Psychology atau Behavior Science di berbagai negara maju.
Peran Vanaya Institute tidak hanya membumikan ilmu neurosains ke dalam dunia coaching, atau sekedar memperkaya kompetensi coaching dengan temuan ilmiah.
Lebih dari itu, Vanaya Institute hadir untuk membangun arsitektur dan lansekap pengembangan kapasitas diri dan organisasi melalui dialog yang memodulasi sistem kerja otak manusia.
– Lyra Puspa,
CEO Vanaya Institute