CSL 102: LEADERSHIP COACHING
Menjadi coach yang mampu mengembangkan potensi kepemimpinan setiap individu dan melahirkan pemimpin masa depan yang berdaya saing tinggi.
Kepemimpinan yang matang adalah kepemimpinan yang mampu mereplikasi dirinya. Pemimpin yang tidak secara sadar melahirkan pemimpin berikutnya akan terjebak dalam operasional harian, tanpa pernah naik kelas menjadi lebih strategik. Namun kepemimpinan tidak tumbuh hanya karena pengetahuan bertambah. Kepemimpinan terbentuk melalui perubahan pola pikir, pola perilaku, dan kebiasaan baru secara konsisten.
Program ini membantu Direksi dan Manajer Senior bertransformasi menjadi Leadership Coach yang bukan sekadar mengarahkan, tetapi membangun kematangan dalam memimpin dan menumbuhkan pemimpin masa depan melalui percakapan yang menggugah kesadaran. Dengan pendekatan Brain-Focused Coaching, tersedia dua jalur untuk menjadi seorang Leadership Coach, yaitu Qualification Track dan Certification Track.

Bagi Pemimpin yang Ingin Melahirkan Pemimpin Baru
CSL 102: Leadership Coaching dirancang khusus untuk Direksi, Manajer Senior, dan praktisi Human Capital yang memimpin para pemimpin di dalam organisasi dan ingin membentuk talenta terpilih menjadi pemimpin masa depan perusahaan, terutama pada level:
- Direksi dan Board of Management
- General Manager atau Division Head
- Department Head atau Senior Managers
- Human Capital atau Talent Development Managers
Program ini ditujukan bagi Anda yang menyadari bahwa membangun organisasi tidak cukup hanya dengan meningkatkan kinerja jangka pendek, tetapi dengan menyiapkan generasi kepemimpinan berikutnya secara sistematis dan berkelanjutan.
Membangun Sistem Kepemimpinan yang Berkelanjutan
Jika organisasi Anda serius membangun jalur suksesi yang kuat, program ini menjadi sebuah investasi strategis untuk membangun sistem kepemimpinan yang mampu melahirkan pemimpin berikutnya secara berkesinambungan. Setelah melakukan implementasi CSL 102: Leadership Coaching, organisasi Anda akan memiliki:
- Leadership pipeline yang siap menerima tongkat estafet kepemimpinan
- Budaya kepemimpinan yang memiliki akuntabilitas tinggi
- Kemandirian dalam berkembang, tanpa tergantung pada figur sentral
- Percepatan kesiapan suksesi kepemimpinan di berbagai jenjang
Memenuhi Standar Kompetensi Global

Fasilitator
Meity Wardoyo
Executive and Leadership Coach
Berpengalaman lebih dari 30 tahun di industri perbankan, termasuk peran sebagai Head of Human Capital dan manajemen risiko. Saat ini aktif sebagai executive coach dan Associate Coach di Vanaya.
Lina Bong
Leadership and Executive Coach
Pakar industri asuransi jiwa dan kesehatan dengan pengalaman lebih dari 26 tahun di berbagai institusi finansial global. Lulusan University of Technology Sydney dan Columbia Business School ini memiliki spesialisasi dalam manajemen strategis, operasional, dan pengembangan produk, serta tersertifikasi sebagai Erickson Professional Coach.
Setya Rahadi
Leadership and Executive Coach
Pakar Sumber Daya Manusia dengan pengalaman lebih dari 15 tahun sebagai Direktur HR di sektor telekomunikasi, teknologi, dan logistik. Tersertifikasi sebagai Erickson Professional Coach, ia memiliki spesialisasi dalam pengembangan inisiatif HR strategis, manajemen talenta, serta peningkatan produktivitas organisasi melalui budaya kerja positif dan inovasi manajemen modal manusia.
Nefo Dradjati
Leadership and Executive Coach
Pakar Sumber Daya Manusia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun sebagai Direktur HR di sektor asuransi, perhotelan, dan manufaktur baja. Tersertifikasi sebagai Erickson Professional Coach dan manajemen risiko, ia memiliki keahlian mendalam dalam memimpin transformasi budaya organisasi, pelatihan, serta manajemen strategis komunitas HR di Jakarta.
Kurniawan
Executive, Leadership, and Agile Coach
Pakar pemasaran dan manajemen penjualan dengan 15 tahun pengalaman di berbagai perusahaan FMCG multinasional dan sektor farmasi. Lulusan Magister Manajemen PPM ini merupakan fasilitator 7 Habits dan Erickson Professional Coach yang berfokus pada pengembangan organisasi, manajemen merek, serta strategi kewirausahaan sektor pangan.